FAJARSUKABUMI - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (22/1/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp 15.000 dibandingkan hari sebelumnya dan kini dibanderol Rp 2.790.000 di luar pajak.
Meski harga emas Antam hari ini turun, level Rp 2.790.000 per gram masih tercatat sebagai harga tertinggi sejak awal tahun 2026 dan menjadi level tertinggi dibandingkan sepanjang tahun sebelumnya.
Penurunan harga ini terjadi setelah pada perdagangan Rabu (21/1/2026) sore harga emas sempat naik Rp 33.000 per gram. Tak hanya ukuran 1 gram, harga emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram juga mengalami penurunan dan kini dijual seharga Rp 1.445.000.
Baca Juga: Warga di Pidie Jaya Aceh Ini Tunjukkan Kondisi Rumah yang Masih Berlumpur
Sementara itu, harga emas Antam ukuran 5 gram juga tercatat turun cukup signifikan. Pada hari ini, emas ukuran tersebut dibanderol Rp 13.725.000 di luar pajak.
Harga emas Antam tersebut mengacu pada daftar harga resmi yang tercantum di laman Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk. Antam menyediakan berbagai ukuran emas batangan, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Selain emas batangan reguler, Antam juga menjual emas dalam berbagai seri khusus, seperti Emas Batangan Gift Series, Emas Batangan Selamat Idul Fitri, Emas Batangan Imlek, serta Emas Batangan Batik Seri III.
Baca Juga: Kolaborasi Praktisi Debus dan Pesulap Merah Digelar di Sukabumi
Berikut daftar harga emas Antam per Kamis (22/1/2026) di luar pajak:
Emas 0,5 gram: Rp 1.445.000
Emas 1 gram: Rp 2.790.000
Emas 2 gram: Rp 5.520.000
Emas 3 gram: Rp 8.255.000
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp35.000, Tembus Rp2.772.000 per Gram
11 Bulan Memimpin Sukabumi, Ayep Zaki Sesumbar Ini
Bupati Sukabumi Tegaskan Realisasi Program Prioritas 2026 Meski Anggaran Terbatas
Info Harga dan Cara Pembelian Tiket Persija Jakarta VS Madura United di Stadion Gelora Bung Karno, :Laga Pembuka di Putaran Kedua
Turun Langsung ke Warga, Ayep Zaki Dorong Program 12 PAS Jadi Gerakan Bersama Atasi Kemiskinan Ekstrem
Kolaborasi Praktisi Debus dan Pesulap Merah Digelar di Sukabumi
Warga di Pidie Jaya Aceh Ini Tunjukkan Kondisi Rumah yang Masih Berlumpur