FAJARSUKABUMI - Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono berbagi pengalamannya selama 10 tahun melaksanakan pembangunan infrastruktur di masa pemerintahan Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Basuki menjadi Menteri PUPR selama dua periode pemerintahan Presiden Jokowi, pada tahun 2014-2024.
Di sisi lain, pria yang kini telah diangkat menjadi Kepala Otorita IKN itu juga dikenal sebagai sosok yang jarang tampil di hadapan publik.
Namun, baru-baru ini Basuki akhirnya muncul setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri di kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto.
Dalam siniar YouTube Mahfud MD Official pada Minggu, 22 Desember 2024, mantan Menko Polhukam, Mahfud MD menyebut Basuki adalah sosok yang sangat sulit untuk diajak tampil ke TV maupun siaran streaming manapun.
"Beliau (Basuki) ini adalah sosok yang sangat sulit diajak tampil di TV maupun podcast manapun," ujar Mahfud MD menceritakan tentang sosok Basuki.
Lantas, seberapa otentik sosok Basuki Hadimuljono di hadapan publik? Berikut ulasan selengkapnya.
Mahfud MD: Sulit Mengajak Basuki Tampil di Podcast
Dalam kesempatan yang sama, Mahfud MD menyebut terdapat sejumlah podcaster yang mengaku telah mengajak Basuki untuk tampil di podcast.
"Bahkan saya mendengar dari sejumlah podcaster, sampai mengirimkan surat (ajakan) 10 kali kepada Pak Basuki, tidak bisa," ujar Mahfud MD.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah: Kita Tetap Lindungi Rakyat Kecil
Mendengar pernyataan dari Mahfud MD, Basuki mengaku penampilannya pada kesempatan tersebut menjadi yang pertama kalinya tampil di podcast.
Artikel Terkait
Cara Membayar Pajak Kendaraan Melalui Aplikasi SIGNAL
Prabowo Tegaskan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah: Kita Tetap Lindungi Rakyat Kecil
Perbedaan Strategi PPN Dua Negara ASEAN: Indonesia Berani Tingkatkan Nilai, Vietnam Justru Sengaja Turunkan Angkanya
Menkeu Sri Mulyani Sebut Rumah Sakit hingga Sekolah yang Bakal Kena PPN 12 Persen, Kebijakan Pajak Ini Dimulai Tahun Depan!
‘Bola Panas’ PPN 12 Persen dari PDIP ke Prabowo, Anggota Komisi II DPR: Hanya Tidak Ingin Ada Persoalan Baru