“Dengan adanya UMKM yang sangat luar biasa ini, sudah tentu membantu perekonomian masyarakat itu sendiri,” kata Heri.
Ia menyebut, UMKM yang tumbuh dan berkembang secara organik dari masyarakat, jika diberi pembinaan dan akses pasar, dapat menjadi motor penggerak kesejahteraan di tingkat lokal.
Sebagai camat, Heri berharap agar keberadaan UMKM yang telah mengakar ini terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Selain pelatihan dan peningkatan kualitas produk, Heri juga mendorong agar promosi digital lebih diperkuat, agar produk-produk khas Cisaat bisa dikenal secara nasional.
Baca Juga: Mobil Pick Up Masih Jadi Andalan Usaha Kecil di 2025, Ini 5 Rekomendasi Terlaris
“Usaha yang berkembang, tentu saja dapat berdampak bagi kesejahteraan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dengan karakter dan keragaman yang dimiliki, Kecamatan Cisaat membuktikan diri sebagai salah satu poros ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi. Dari Golok Cibatu hingga kue ali dari Rambay, setiap produk adalah cerita tentang budaya, kerja keras, dan semangat untuk maju dari masyarakatnya sendiri.