Saifuddin mengatakan bahwa mengingat ancaman yang meningkat, petugas APMM mengarahkan ke mesin kapal, berharap dapat menonaktifkannya dan mengakhiri pengejaran.
Kapal yang ditumpangi WNI berhasil menghindari penangkapan dan hilang dari radar kapal milik aparat.
Penyelidikan yang dilakukan kepada petugas APMM yang terlibat
Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan mengungkapkan kalau penyelidikan saat ini telah memeriksa 14 saksi dari APMM.
Menurutnya, kemungkinan akan dilakukan pemanggilan untuk interogasi lebih lanjut.
“Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk mereka yang mengeluarkan senjata api juga akan dipanggil,” ujar Datuk Hussein seperti dikutip dari Malay Mail.
Saifuddin juga menambahkan kalau petugas APMM yang terlibat dalam penembakan itu telah dibebastugaskan untuk keperluan penyelidikan.
Artikel Terkait
Fakta Baru, Malaysia Telah Menahan Seorang WNI yang Diduga Terlibat dalam Kasus Penembakan 5 WNI di Selangor
Update Kondisi Terbaru Korban Penembakan WNI di Malaysia, Kemenlu Ungkap Satu Orang Masih Belum Teridentifikasi
Perbedaan Sudut Pandang Melihat Kasus Penembakan WNI di Malaysia, PM Anwar Ibrahim Berharap Tak Berpengaruh pada Hubungan dengan Indonesia
Korban Peluru Panas Aparat Malaysia Bertambah, Satu Orang Korban Penembakan 5 WNI yang Sempat Koma Meninggal Dunia
Berkaca dari Pola Sebelumnya, Mendagri Malaysia Klaim Potensi Penyelidikan Tentang Penyelundupan Narkoba atau Senjata Terkait Penembakan 5 WNI