Dinas Kesehatan setempat bersama tim medis dari empat puskesmas Palabuhanratu, Citarik, Cikakak, dan Simpenan telah dikerahkan untuk menangani kasus ini. Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan juga tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.
“Jumlah besek yang dibagikan diperkirakan sekitar 260. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium,” tambah Deni.
Hingga laporan terakhir, 36 dari 54 pasien di rumah sakit telah diperbolehkan pulang, sementara 18 lainnya masih menjalani observasi di Instalasi Gawat Darurat. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat skala kejadian dan rentannya korban dari kelompok usia muda.
Artikel Terkait
Makan Bergizi Gratis di Sukoharjo Bikin 40 Siswa Keracunan, Badan Gizi Ungkap Fakta Ini
Kepala Badan Gizi Nasional Blak-blakan Sebut Mitra MBG Baru Belum Berpengalaman Jadi Penyebab Kasus Keracunan: Yang Lama Sudah Terbiasa Masak Banyak
Selidiki Kasus MBG yang Diduga Buat Keracunan Puluhan Siswa di Cianjur, BGN: Berasal dari MBG atau Bukan?
Deretan Kasus Keracunan MBG di Sejumlah Daerah di Indonesia Sejak Peluncuran Pertama