"Dan tingkat radiasi di luar pabrik pada tingkat normal," imbuh Grossi sebagaimana dilansir dari NY Post pada Selasa, 17 Juni 2025.
IAEA menyatakan, komponen utama di atas tanah dari situs nuklir Natanz Iran telah hancur. Perihal itu, Grossi mengaku tengah berunding pada rapat dewan luar biasa PBB terkait 'keselamatan ancaman nuklir' atas konflik Iran dan Israel.
"Keselamatan dari ancaman nuklir sedang dikompromikan atas konflik (Iran melawan Israel) tersebut," tukasnya.*
Artikel Terkait
Taruhannya Sistem Keamanan, Google Dikabarkan Beli Perusahaan Eks Mata-mata Israel Senilai Rp500 Triliun
Kebijakan Paus Fransiskus terhadap Perang Gaza Diduga Jadi Alasan Israel Hapus Ucapan Bela Sungkawanya di Media Sosial
Dua Staf Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Washington, Pelaku Teriakkan ‘Bebaskan Palestina
Yusril Tegas Bantah Isu Perundingan Rahasia RI-Israel Terkait OECD
Heboh Penculikan 12 Aktivis Kemanusiaan di Kapal Bantuan Gaza yang Dibajak oleh Pasukan Militer Israel
Amarah China-Pakistan usai Gempuran Israel ke Wilayah Iran, Mengutuk Keras hingga Klaim Pelanggaran Berat
Setelah Tel Aviv Digempur Rudal Iran, Menhan Israel Kini Ancam Keselamatan Warga Teheran