Selasa, 21 April 2026

Dinokaktifkan Sementara dari Jabatannya, Kepala SMAN 1 Cianjur Beri Penjelasan

Photo Author
Zetta Al Fajr, FajarSukabumi.com
- Jumat, 28 Februari 2025 | 11:09 WIB
Kepala SMAN 1 Cianjur, Agam Supriyanta.
Kepala SMAN 1 Cianjur, Agam Supriyanta.

FAJARSUKABUMI - Kepala SMAN 1 Cianjur, Agam Supriyanta, dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Kebijakan itu diduga buntut kegiatan study tour siswa ke Bali.

Dikonfirmasi wartawan melalui aplikasi perpesanan, Agam menjelaskan secara gamblang perihal kegiatan tersebut. Menurutnya, implementasi Kurikulum Merdeka satu di antaranya dilakukan melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

"Implementasinya dapat dilakukan melalui outing class," kata Agam, Jumat, 28 Februari 2025.

Baca Juga: UICI Gelar Wisuda Perdana, Rektor Tekankan Inovasi dan Akses Pendidikan Digital untuk Indonesia Emas 2045

Outing class di SMAN 1 Cianjur dilakukan dengan kegiatan studi ke Bali. Kegiatannya lebih ke arah memberikan pemahaman soal kebinekaan sesuai keinginan anak didik.

Agam menegaskan, kegiatan outing class sifatnya tidak wajib. Artinya, kalaupun ada anak didik yang tak ikut serta, tidak akan berpengaruh terhadap nilai akademik.

"Penyelenggaraan kegiatan ini dikoordinasikan Komite Sekolah dengan dukungan guru pendamping yang ada di sekolah," ungkapnya.

Baca Juga: Kepala BGN Pastikan MBG Tetap Dilaksanakan Seperti Biasa, Menu Telur Rebus hingga Kolak Jadi Pertimbangan

Kegiatan tersebut, sebut Agam, sudah direncanakan jauh-jauh hari, sejak siswa yang berangkat masih duduk di Kelas X. Komite Sekolah dengan siswa dan orangtua sudah membuat perencanaan dan pengorganisasian hingga pelaksanaannya.

"Jadi, implementasi program P5 ini sudah direncanakan sejak lama. Dalam jangka waktu yang panjang," pungkasnya.

Ketua Komite SMAN 1 Cianjur, Marwan Hamdani, mengatakan larangan study tour yang tengah disorot Gubernur Jawa Barat tentu didasari berbagai pertimbangan. Terutama pemilihan lokasi study tour yang harus mengutamakan destinasi di lingkup Jawa Barat.

Baca Juga: Baru Dilantik Sudah Buat Gebrakan Baru, Mendiktisaintek Pastikan UKT Tidak Naik dan Minta Sampaikan Hal Ini ke Universitas

"Pertimbangan ini tentu didasari nilai-nilai kemanfaatan, keamanan, dan keselamatan anak didik. Kami sangat mengapresiasi dan memahami imbauan dan larangan tegas dari Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, terhadap kegiatan itu," kata Marwan.

Berkaitan dengan keberangkatan siswa SMAN 1 Cianjur yang melakukan kunjungan ke Bali, sebut Marwan, tentunya didasari juga berbagai pertimbangan. Marwan mengaku, kunjungan tersebut sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Baca Juga: SMK dan Pendidikan Vokasi Terancam, Anggaran yang Kena Efisiensi Menangkas Berbagai Pelatihan Penting

Halaman:

Editor: Zetta Al Fajr

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X