Mereka juga menyatakan bahwa mendiang Sulli dan agensinya sudah tahu akan ada adegan telanjang dan kematian dalam film tersebut.
Tidak Ada Pemeran Pengganti yang Disiapkan
Kakak Sulli menyerap kabar yang ia dengar bahwa sebenarnya ada pembantu pengganti untuk adegan tersebut.
Namun, mereka tidak jadi berakting dan Kim Soo-hyun meyakinkan Sulli untuk melakukannya sendiri.
“Mengenai adegan kematian, mendiang menyadari sepenuhnya sebelum berpartisipasi dalam pembuatan film,” kata pihak agensi.
“Untuk pemeran pengganti, tidak ada pemeran pengganti karena aktor pengganti digunakan selama tahap persiapan untuk membantu posisi dan pemblokiran kamera, bukan untuk melakukan akting,” terangnya.
Kim Soo-hyun Tidak terlibat dalam Proses Produksi
Agensi membantah bahwa Kim Soo-hyun ikut terlibat dalam setiap produksinya, seperti skenario, storyboard, atau keputusan yang diambil saat syuting.
“Tidak masuk akal bagi produksi mana pun untuk memaksa seorang aktor melakukan adegan ranjang atau telanjang di lokasi syuting,” ujar pihak Gold Medalist.
Membantah Menghubungi Ibu Sulli untuk Membuat Kakaknya Diam di Media Sosial
Pernyataan yang dirilis juga keluhan klaim dari kakak Sulli tentang pihak Kim Soo-hyun yang menghubungi ibunya.
Dalam klaimnya, hal tersebut sengaja dilakukan untuk membuatnya tak lagi berkoar-koar di media sosial.
“Terakhir, kami tidak pernah menghubungi ibu mendiang aktris tersebut dan tidak memiliki informasi kontaknya,” tegas Peraih Medali Emas.
“Kami memahami bahwa seseorang mungkin penasaran tentang kebenaran pernyataan tertentu yang didengar di pemakaman,” kata pihak agensi.
“Namun, mengangkat kembali kejadian yang terjadi lebih dari enam tahun lalu dan mengunggah sesuatu di media sosial seolah-olah itu adalah pengalaman pribadi padahal tidak sesuai fakta, sulit bagi kami untuk menerimanya,” ujar pihak agensi yang didirikan juga oleh Kim Soo-hyun ini.
Artikel Terkait
Begini Respon DPRD Kota Sukabumi Terkait Pengangkatan PPPK
Objek Wisata di Cisolok Jadi Favorit Wisatawan, Begini Imbauan Sekmatnya
Begini Fakta Menarik Dibalik HUT ke 111 Kota Sukabumi
Pendatang Luar Kota Dipersilakan Masuk ke Jakarta Tapi Bukan Demi Bantuan Sosial Pemerintah, Ini Kata Pramono Anung
Jakarta Siap Menyambut Pendatang Baru Setelah Lebaran, Tapi dengan Syarat Ini