FAJARSUKABUMI — Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Negara pada Senin (5/5), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahan Kabinet Merah Putih telah menunjukkan hasil nyata dalam enam bulan pertama masa kerja.
Salah satu capaian utama yang ditekankan Prabowo adalah keberhasilan Indonesia dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian global.
“Inflasi kita salah satu terendah di dunia, mungkin di antara lima negara yang terendah di dunia. Mungkin inflasi yang lebih rendah dari kita, mungkin Tiongkok,” kata Prabowo.
Prabowo menyampaikan bahwa capaian ini bukanlah hasil kebetulan semata, melainkan buah dari kesinambungan tata kelola fiskal dan keberlanjutan kebijakan yang telah dibangun sejak pemerintahan sebelumnya.
Selain inflasi, Prabowo juga menyoroti pencapaian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok, khususnya selama periode akhir tahun, Natal, dan Lebaran—periode yang biasanya identik dengan lonjakan harga.
“Alhamdulillah akhir tahun, Natal, dan Lebaran tahun ini di masa pemerintah kita harga-harga aman. Stok pangan bersedia,” tegas Prabowo.
Prabowo juga berbagi pengalaman pribadinya sewaktu kecil, ketika sang ayah, Soemitro Djojohadikusumo menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Saat itu, menjelang hari-hari besar, ketegangan karena harga pangan yang melonjak adalah hal sering terjadi.
“Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Dan saya waktu anak kecil, orang tua saya Menteri Perdagangan. Jadi saya lihat bagaimana setiap lebaran, setiap akhir tahun, orang tua saya tegang.”
Lebih jauh, Prabowo mengungkap bahwa stok cadangan beras yang dimiliki pemerintah saat ini berada pada titik tertinggi dalam sejarah 57 tahun terakhir. Ia menegaskan, keberhasilan ini bukanlah kebetulan, tetapi hasil dari perencanaan dan koordinasi yang matang.
Baca Juga: Momen Haru Maxime Bouttier Minta Restu ke sang Ayah, Sehari Sebelum Meminang Luna Maya Jadi Istri
“Salah satu prestasi yang nyata adalah bahwa stok beras pemerintah sekarang tertinggi sepanjang sejarah NKRI,” ungkapnya. Ia juga mencatat bahwa produksi beras di berbagai daerah, seperti Sumatera Selatan, mengalami lonjakan signifikan hingga 25 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan produksi ini tidak terlepas dari intervensi pemerintah dalam mengatasi dampak cuaca ekstrem seperti El Nino dan La Nina. Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah secara cepat mengadakan puluhan ribu pompa untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian di berbagai daerah.
Artikel Terkait
Soal Prabowo Ingin Evaluasi Total, Rosan Roeslani Bongkar Danantara Kini Kelola Aset 844 Perusahaan
Ada Target Percepatan 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG di Tahun 2025 Sesuai Instruksi Prabowo, Kemenkeu: Kita Siagakan Rp171 Triliun
Prabowo Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional
Hadiah Hari Buruh, Prabowo Umumkan Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK
Prabowo Bentuk Satgas PHK Nasional: Negara Tak akan Biarkan Pekerja di-PHK Seenaknya!
Sekjen Serikat Buruh Dunia Puji Kehadiran Prabowo di Perayaan Hari Buruh: Peristiwa Bersejarah
Prabowo Hadiri May Day, Buruh Beri Apresiasi Tinggi untuk Kebijakan Pro-Rakyat
Respon KPK Terkait Dukungan RUU Perampasan Aset dari Presiden Prabowo Saat Pidato Hari Buruh: Agar Pemberantasan Korupsi Lebih Efektif
Momen Prabowo Sebut-sebut Nama Jokowi di Sidang Kabinet, dari Dugaan Ijazah Palsu hingga Isu Jadi 'Boneka' Ayah Gibran
Tekad Prabowo Ingin Siswa Makan Sehat dan Bersih, Ceritakan Paspampres Ikut Buka Sepatu saat di Dapur MBG