FAJARSUKABUMI —Dua pelajar asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi diberangkatkan untuk mengikuti seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Barat. Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, di Palabuhanratu, Senin (19/5/2025).
Kedua pelajar tersebut adalah Muhammad Rayhan dari SMKN 1 Cibadak dan Mita Pamelia dari SMK Nuurul Bayan. Keduanya terpilih setelah melalui proses seleksi berjenjang yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sukabumi.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya soal kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik daerah. Ini adalah kesempatan emas untuk membentuk karakter dan meraih prestasi,” ujar Andreas.
Baca Juga: Seleksi Paskibraka 2025 Dimulai, Pemda Sukabumi Fokus Cetak Generasi Muda Unggul dan Berkarakter
Ia mengingatkan pentingnya menjaga fisik, mental, serta menjunjung tinggi restu orang tua selama proses pelatihan. “Doa orangtua adalah kekuatan utama. Tanpa mereka, kalian tidak akan sampai di titik ini,” tegasnya.
Seleksi Calon Paskibraka Provinsi Jawa Barat dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 18 Agustus 2025. Sebelumnya, para peserta akan mengikuti pemusatan latihan pada 20–23 Mei di Kompleks Komando, Bandung.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Sukabumi, Tri Romadhono, menuturkan bahwa seleksi dilakukan melalui berbagai tahapan mulai dari administrasi, kesehatan, hingga tes kepribadian.
Baca Juga: Tanggapi Desakan Pemerintah, Pabrik di Sukabumi Perbaiki Jalan Untuk Keselamatan Warga
“Kami telah memilih dua peserta terbaik satu putra dan satu putri yang kami nilai layak mewakili Sukabumi di tingkat provinsi,” jelasnya.
Tri berharap peserta asal Sukabumi mampu menembus seleksi nasional dan mengibarkan bendera Merah Putih di Istana Negara. “Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar mereka dapat membawa nama baik Kabupaten Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.
Artikel Terkait
Seleksi Paskibraka 2025 Dimulai, Pemda Sukabumi Fokus Cetak Generasi Muda Unggul dan Berkarakter
Andreas Sentil Perusahan di Daerahnya
Pabrik Jadi Biang Kemacetan di Sukabumi, Wabup Andreas Ancam Garmen Ikuti Aturan Pemerintah
Tanggapi Desakan Pemerintah, Pabrik di Sukabumi Perbaiki Jalan Untuk Keselamatan Warga
Kafe di Sukabumi Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik