Selasa, 21 April 2026

Video Viral: Wanita di Sukabumi Depresi Usai Di-PHK, Suami Ungkap Jual Motor untuk Bisa Masuk Kerja

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Selasa, 9 September 2025 | 11:03 WIB
Potret Ilustrasi PHK di berbagai instansi.  (Foto Freepik/Freepik)
Potret Ilustrasi PHK di berbagai instansi. (Foto Freepik/Freepik)

FAJARSUKABUMI - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang disebut mengalami depresi setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sebuah pabrik di Sukabumi. Ia diberhentikan setelah baru bekerja selama tiga minggu.

Video berdurasi 47 detik itu diunggah oleh akun Facebook Nana Arizqi. Hingga Selasa (9/9/2025), video tersebut telah mendapat 3,4 ribu tanda suka, 1,1 ribu komentar, dan dibagikan 1,2 ribu kali.

Dalam unggahan itu, akun tersebut menuliskan keluhan mengenai kondisi istrinya yang mengalami depresi setelah diberhentikan.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Hadiri Sejumlah Kegiatan Resmi, Dari HUT RSUD R. Syamsudin hingga Pengukuhan Bunda PAUD

“Viral pekerja pabrik Sukabumi sudah bayar 9 juta belain jual motor satu-satunya kerja hanya 3 minggu sudah dikeluarkan sang istri jadi depresi berat mau minta keadilan untuk istri saya,” tulisnya.

Seorang pria dalam video tersebut juga menceritakan kronologi singkat bagaimana sang istri mengalami kondisi tersebut. Ia mengaku telah mengeluarkan biaya hingga Rp8,5 juta untuk bisa bekerja di pabrik, namun istrinya justru diberhentikan setelah tiga minggu bekerja.

“Bebelaan ngajual ninja hoyong asup ka GSI (Bela-belain jual motor ninja buat masuk ke pabrik GSI),” ujarnya.

Baca Juga: Mendagri Tekankan Pengendalian Inflasi dan Pengentasan Kemiskinan

“Makaning asupna oge teu ku duit saalit, ku duit 8,5 juta. Nembe ge gawe 3 minggu terus dikaluarkeun deui. Nyuhunkeun diviralkeun nya (Masuk juga bukan dengan uang sedikit, tapi dengan uang 8,5 juta. Baru juga kerja 3 minggu, lalu dikeluarkan lagi. Mohon diviralkan ya),” tambahnya.

Dalam video, sang istri tampak hanya diam dan sesekali mengusap air mata. Menurut pria tersebut, sejak pulang kerja istrinya tidak bisa diajak berbicara. “Dugi ayeuna teu tiasa ditanya ti saprak uih damel (sampai sekarang tidak bisa ditanya sejak pulang kerja),” katanya.

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X