FAJARSUKABUMI - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang disebut mengalami depresi setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sebuah pabrik di Sukabumi. Ia diberhentikan setelah baru bekerja selama tiga minggu.
Video berdurasi 47 detik itu diunggah oleh akun Facebook Nana Arizqi. Hingga Selasa (9/9/2025), video tersebut telah mendapat 3,4 ribu tanda suka, 1,1 ribu komentar, dan dibagikan 1,2 ribu kali.
Dalam unggahan itu, akun tersebut menuliskan keluhan mengenai kondisi istrinya yang mengalami depresi setelah diberhentikan.
“Viral pekerja pabrik Sukabumi sudah bayar 9 juta belain jual motor satu-satunya kerja hanya 3 minggu sudah dikeluarkan sang istri jadi depresi berat mau minta keadilan untuk istri saya,” tulisnya.
Seorang pria dalam video tersebut juga menceritakan kronologi singkat bagaimana sang istri mengalami kondisi tersebut. Ia mengaku telah mengeluarkan biaya hingga Rp8,5 juta untuk bisa bekerja di pabrik, namun istrinya justru diberhentikan setelah tiga minggu bekerja.
“Bebelaan ngajual ninja hoyong asup ka GSI (Bela-belain jual motor ninja buat masuk ke pabrik GSI),” ujarnya.
Baca Juga: Mendagri Tekankan Pengendalian Inflasi dan Pengentasan Kemiskinan
“Makaning asupna oge teu ku duit saalit, ku duit 8,5 juta. Nembe ge gawe 3 minggu terus dikaluarkeun deui. Nyuhunkeun diviralkeun nya (Masuk juga bukan dengan uang sedikit, tapi dengan uang 8,5 juta. Baru juga kerja 3 minggu, lalu dikeluarkan lagi. Mohon diviralkan ya),” tambahnya.
Dalam video, sang istri tampak hanya diam dan sesekali mengusap air mata. Menurut pria tersebut, sejak pulang kerja istrinya tidak bisa diajak berbicara. “Dugi ayeuna teu tiasa ditanya ti saprak uih damel (sampai sekarang tidak bisa ditanya sejak pulang kerja),” katanya.
Artikel Terkait
Lampu LED Kian Diminati, Ini Keunggulan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
QRIS Dorong Transaksi Digital, Ini Keunggulan dan Tantangannya
Petarung Muaythai Cianjur Torehkan Prestasi pada Kejuaraan di Pusdikom Cimahi
Pemkot Sukabumi Minta Pelaku Usaha Patuhi Aturan Lingkungan
Kontingen Pramuka Sukabumi Siap Harumkan Nama Daerah di Jambore Dunia
Mendagri Tekankan Pengendalian Inflasi dan Pengentasan Kemiskinan
Wali Kota Sukabumi Hadiri Sejumlah Kegiatan Resmi, Dari HUT RSUD R. Syamsudin hingga Pengukuhan Bunda PAUD