Kementerian Keuangan saat ini tengah mengawasi efektivitas pelaksanaan program MBG agar sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah.
Purbaya menegaskan, langkah pemangkasan anggaran bukan dimaksudkan untuk menghentikan program, melainkan memastikan setiap rupiah dari APBN benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan uang negara benar-benar sampai dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Pernah Jadi Lokasi Syuting Keluarga Cemara, Desa Sukajaya Disiapkan Jadi Kampung Film
Evaluasi penyerapan anggaran MBG diperkirakan akan menjadi salah satu agenda utama dalam laporan kinerja belanja pemerintah pada kuartal IV tahun 2025.
Pemerintah juga tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang tata kelola program MBG untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dengan tenggat waktu kurang dari satu bulan menuju batas evaluasi, kementerian dan lembaga terkait diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program di lapangan agar target peningkatan gizi dan serapan ekonomi dapat tercapai.
Artikel Terkait
Bertemu Kepala BGN, Luhut Binsar Pandjaitan Ingatkan Menkeu Purbaya soal Anggaran MBG: Tidak Perlu Ambil yang Tak Terserap
Menkeu Purbaya Soroti Rokok Ilegal: Wacana Pemutihan untuk Produsen Kecil di Tengah Upaya Reformasi Cukai
Sentilan Menkeu Purbaya soal Malas-malasan Bangun Kilang Minyak, Menteri ESDM Bahlil hingga Pertamina Buka Suara