Selasa, 21 April 2026

Wakil Wali Kota Sukabumi Belajar Toleransi ke Singkawang, Kota Paling Harmonis di Indonesia

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Minggu, 16 November 2025 | 18:00 WIB
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana

 

FAJARSUKABUMI - Kota Singkawang kembali membuktikan diri sebagai laboratorium hidup bagi praktik toleransi di Indonesia.

Hal itu dirasakan langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang berkunjung ke kota berjuluk Kota Seribu Kelenteng tersebut atas undangan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Dalam agenda kunjungan yang bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi Kota Toleran (KKT) gagasan Setara Institute, Bobby bersama perwakilan berbagai kota toleran di Indonesia melihat dari dekat bagaimana Singkawang membangun harmoni sosial di tengah keberagaman etnis.

Baca Juga: Masuk Persaingan Armada Bawah Laut di Dunia, Rencana Kapal Selam Tanpa Awak Milik RI Kini Mulai Dibuka ke Publik

Mulai dari komunitas Tionghoa hingga kelompok-kelompok budaya lain, seluruhnya hidup berdampingan dalam suasana damai yang menjadi ciri khas kota ini.

 Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga untuk terus memperkuat toleransi di Kota Sukabumi,” ujar Bobby.

 KKT sendiri dirancang sebagai ruang berbagi praktik baik sekaligus merumuskan strategi penguatan kebinekaan di tingkat lokal. Penyelenggaraan perdana KKT di Singkawang dipandang tepat, mengingat reputasinya sebagai kota dengan indeks toleransi tertinggi di Indonesia.

 Baca Juga: Ini Perjalanan Tim Bola Basket Putri Kabupaten Cianjur Lolos ke Porprov Jabar 2026

Menurut Bobby, momentum ini penting bagi Sukabumi, yang saat ini menempati peringkat keenam kota paling toleran secara nasional dan peringkat pertama di Jawa Barat.

Dengan menyerap pengalaman kota lain, ia optimistis Sukabumi dapat semakin memperkuat ekosistem toleransi di daerahnya.

 Melalui forum ini, para peserta mendorong lahirnya komitmen bersama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam praktik toleransi, memperbaiki tata kelola kebinekaan, serta menumbuhkan kesadaran publik mengenai pentingnya hidup rukun.

 

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X