Menurut dia, peluang kerja terbuka di berbagai negara, seperti Albania, Slovakia, Serbia, Selandia Baru, serta kawasan Timur Tengah dan Asia.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pesantren membuka kesempatan bagi masyarakat umum dengan mengikuti pendidikan selama satu tahun.
Fajar menambahkan, para calon pekerja migran akan mendapatkan pelatihan secara gratis dengan syarat memiliki akhlak baik, bebas narkoba, dan siap mengikuti pembinaan di pesantren.
Ia juga memastikan bahwa para mahasantri akan tetap dalam pengawasan setelah bekerja di luar negeri melalui jaringan yang telah dibangun di sejumlah negara tujuan.(*)
Artikel Terkait
Didampingi Bupati Sukabumi, Dudung Resmikan Hunian Tetap Korban Banjir Cisolok
50 CPMI Asal Sukabumi Siap Diberangkatkan ke Turki dan Kuwait
Penasihat Khusus Presiden Sumbang 10 Huntap untuk Warga Terdampak Bencana di Palabuhanratu
Ferry: Partisipasi Publik Jadi Kunci Revisi Perda Ketenagakerjaan
UMKM Sukabumi Didorong Naik Kelas, Telkom Siapkan 3 Program
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polda Banten Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi
Hadapi PSBS Biak, Mauricio Souza Tekankan Konsistensi Para Pemain Persija Jakarta Saat Hadapi Persebaya Surabaya
Absen di 2 Pertandingan! Andrew Jung Sang Top Skor Persib Bandung Siap Tampil Saat Lawan Dewa United