Sebelum peluncuran program ini, pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, menyarankan penambahan asam folat dalam program MBG untuk ibu hamil.
Menurutnya, kebutuhan nutrisi ibu hamil berbeda dari anak-anak.
Asam folat sangat penting untuk mendukung perkembangan janin, sementara protein hewani seperti daging dan telur dapat meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.
“Untuk ibu hamil, penting untuk memberikan asam folat, karena ini berperan besar dalam perkembangan janin,” ujar Trubus pada Kamis, 9 Januari 2025, sehari sebelum program MBG untuk ibu hamil disalurkan.
Trubus juga mengingatkan bahwa meskipun program ini memiliki tujuan yang baik, tantangan terbesar adalah sosialisasi dan distribusi makanan yang tepat ke daerah-daerah rawan stunting.
Pentingnya edukasi tentang pemanfaatan program MBG di daerah-daerah seperti kampung-kampung atau bantaran sungai juga diungkapkan oleh Trubus.
"Sosialisasi yang intensif sangat dibutuhkan agar ibu hamil di daerah rawan stunting bisa memanfaatkan program ini secara maksimal," tambahnya.
Artikel Terkait
Kurang dari 100 Hari Menjabat, Prabowo Tepati Janji Makan Bergizi Gratis Mulai Dinikmati di 26 Provinsi Hari Ini
Senyum Lebar Siswa SD di Boyolali Nikmati Makan Bergizi Gratis: Bisa Hemat Uang
Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Boyolali, Orang Tua: Anak Lebih Senang Makan Bersama di Sekolah
Pelaku Kuliner Lokal Bersyukur Terlibat Makan Bergizi Gratis: Bisa Pekerjakan Masyarakat, Pedagang Sekitar
Warga Semarang Senang Terlibat di Dapur Makan Bergizi Gratis: Ini Membuka Lapangan Pekerjaan