"Tanggal 20 Oktober (2024) lalu, saudara-saudara (menteri) dilantik tanggal 21, para wamen sorenya. Kita resmi menjalankan mandat dari rakyat selama 3 bulan ini," tuturnya.
Di sisi lain, Prabowo juga merasakan sejauh ini kabinetnya bekerja secara tim dan penuh kekompakan.
"Saya kira secara objektif kita boleh bangga kita menunjukkan hasil yang menuju pada sasaran kita. Saya merasakan ada suatu kekompakan," jelasnya.
Perintahkan Penegak Hukum Berani Tindak Perusahan 'Nakal'
Prabowo juga menyoroti jajaran penegak hukum untuk terus menindak perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan.
Presiden RI itu mengingatkan agar aturan harus dipatuhi, dan jika ada yang melanggar dapat ditindak dengan hukum yang berlaku.
"Saya juga sudah memberi keputusan kepada unsur penegak hukum, Jaksa Agung, BPKP, Kapolri, dan Panglima TNI untuk menegakkan hukum dan aturan," terangnya.
"Khususnya bagi perusahaan-perusahaan yang melanggar ketentuan-ketentuan pertanahan dan hutan. Ketentuan kita harus dipatuhi, tidak ada yang memiliki perlakuan khusus," tegas Prabowo.
Selain itu, Prabowo mengancam akan mencabut izin dan mengusai lahan bagi perusahaan 'nakal' yang melanggar aturan.
"Pemerintah akan melaksanakan kewajibannya mencabut izin dan mengusai kembali lahan-lahan tersebut," tandasnya.
Target Akhir 2025 Semua Anak Indonesia Bisa Makan Bergizi Gratis
Dalam kesempatan yang sama, isu lain yang dibahas Prabowo yakni terkait program makan bergizi gratis (MBG).
Prabowo menargetkan semua anak Indonesia bisa mendapatkan makan bergizi secara gratis pada akhir tahun 2025.
"Program makan bergizi kita sudah berjalan, kita telah luncurkan 6 Januari (2025) lalu," tutur Prabowo.
"Dan untuk Januari sampai April 2025, program ini sasarannya adalah 3 juta anak," lanjutnya.
Artikel Terkait
MBG di Ciracas, Siswa SD Beri Pantun untuk Prabowo: Terima Kasih, Pak Presiden!
Siswa SD di Medan Dihukum Belajar 3 Hari di Lantai karena Nunggak SPP, Presiden Langsung Turun Tangan
TAP MPRS Dicabut, Megawati Ucapkan Terima Kasih pada Presiden Prabowo yang Pulihkan Nama Bung Karno
Ramai Kabar Megawati akan Segera Bertemu Presiden Prabowo, Istana Beri Bantahan: Nggak Ada Itu, ya. Siapa yang Memberi Tahu?
Donald Trump Dilantik jadi Presiden, AS Putuskan Keluar dari Anggota WHO, Ini Alasannya