FAJARSUKABUMI - Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi memberangkatkan 55 mahasantri untuk bekerja ke luar negeri, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan pelepasan dan doa bersama tersebut berlangsung di aula pesantren dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana.
Para mahasantri dijadwalkan bekerja di sejumlah negara, di antaranya Turki, Jepang, dan Madinah diantaranya dalam bidang perhotelan, bandara. Program ini menjadi salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.
Baca Juga: Absen di 2 Pertandingan! Andrew Jung Sang Top Skor Persib Bandung Siap Tampil Saat Lawan Dewa United
Bobby Maulana mengapresiasi langkah pesantren yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.
“Kegiatan ini sangat luar biasa dan selaras dengan program pemerintah, terutama dalam mengurangi jumlah pengangguran,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga tengah mendorong penyerapan tenaga kerja melalui berbagai upaya, seperti menarik investor dan menjalin kerja sama dengan kementerian serta lembaga pelatihan kerja.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polda Banten Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi
Menurut Bobby, program serupa yang telah berjalan bersama pesantren tersebut telah memberangkatkan total 191 orang. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah untuk menekan tingkat pengangguran terbuka di Kota Sukabumi yang saat ini mencapai 8,99 persen.
Sementara itu, pimpinan pesantren, KH Fajar Laksana, mengatakan pemberangkatan kali ini merupakan yang ketiga sepanjang 2026 dengan total sekitar 500 orang.
Ia menyebut, permintaan tenaga kerja dari luar negeri cukup tinggi, mencapai 3.500 orang pada tahun ini, namun masih terkendala keterbatasan sumber daya manusia.
Baca Juga: 50 CPMI Asal Sukabumi Siap Diberangkatkan ke Turki dan Kuwait
“Bahkan kami masih kekurangan SDM karena job order tahun ini mencapai 3.500 orang,” kata Fajar.