Selama enam bulan penuh, Hegi fokus membangun tim internal. Ia memilih dengan cermat, melatih, bahkan ikut membentuk budaya kerja yang berorientasi pada strategi. Tidak sekadar pelaksana teknis, tetapi tim yang bisa menjadi penggerak kemajuan usaha.
“Banyak UMKM yang punya masalah serupa. Maka saya ingin tim ini jadi fondasi yang kuat, supaya bisnis tidak lagi berjalan dengan pola coba-coba,” katanya.
Perubahan pun perlahan terlihat. Sistem kerja menjadi lebih rapi, strategi pemasaran lebih terarah, dan pelayanan pelanggan meningkat. Semua ini berujung pada hasil luar biasa: kenaikan penjualan sebesar 750 persen dari April 2024 hingga Juni 2025.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 19 Agustus 2025 Naik ke Rp1.897.000 per Gram
“Saya bersyukur, semua kerja keras itu membuahkan hasil. Bukan karena saya hebat, tapi karena tim yang kuat,” ucapnya dengan nada rendah hati.
Bagi Hegi, perjalanan panjangnya merupakan cermin bagi banyak pelaku UMKM lainnya. Bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan awal dari kesadaran akan pentingnya manajemen dan kolaborasi tim.
Ia berharap pengalamannya bisa menjadi inspirasi, terutama bagi para pengusaha kecil yang sering kali menjalankan bisnis secara individu tanpa sistem yang jelas.
Baca Juga: Curug Cikondang, 'Surga' Tersembunyi di Pelosok Selatan Kabupaten Cianjur
“Bisnis bukan hanya tentang produk bagus, tapi bagaimana kita membangun struktur yang mendukung pertumbuhan. Dan itu dimulai dari manusia-manusia yang ada di dalamnya,” ujarnya.
Kini, selain menjalankan BestDough yang semakin berkembang, Hegi juga aktif membina pelaku UMKM sebagai konsultan. Ia percaya, berbagi pengalaman dan pengetahuan adalah bagian dari kontribusinya dalam membangun ekosistem bisnis lokal yang lebih sehat.
Artikel Terkait
Tangkapan Meningkat, Musim Impun di Muara Cibareno Jadi Harapan Ekonomi Warga Pesisir
Pesta Nelayan Jadi Simbol Pemulihan Pascabencana, Sukabumi Tawarkan Model Penguatan Ekonomi dan Budaya Lokal
Pesta Nelayan Ciwaru ke 68 Jadi Motor Ekonomi Pesisir dan Wisata Lokal
Sukabumi Tetapkan RPJMD 2025-2029, Arahkan Transformasi Sosio Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan
Pemkot Sukabumi dan BJB Jalin Sinergi Perkuat Ekonomi Daerah
TP PKK Kota Sukabumi Dorong Kader Posyandu Jadi Motor Pelayanan dan Ekonomi Keluarga
Bupati Sukabumi Ajukan Perubahan APBD, Cermati Pergeseran Ekonomi Daerah
Curug Sawer Gratiskan Warga Empat Desa, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal Kecamatan Kadudampit
Kunjungi Desa Wisata Arjasa, Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Desa Wisata Ikuti Event Promosi hingga Kolaborasi untuk Perkuat Potensi Ekonomi
Jamkrindo Palembang Dorong Ekonomi Sumbagsel, Jamin Kredit Rp 12,55 Triliun