Kombinasi itu bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jangka panjang melalui pasar saham, sekaligus memberikan perlindungan lewat obligasi yang lebih stabil. Dengan begitu, investor bisa tetap likuid meski pasar sedang bergejolak.
Keunggulan strategi 90/10 tidak hanya pada potensi imbal hasil yang besar, tetapi juga pada pengendalian risiko. Investor tidak perlu pusing memilih saham satu per satu dan cukup melakukan penyesuaian portofolio secara berkala.
Manfaat lainnya adalah strategi ini bisa mengurangi stres bagi investor pemula. Fluktuasi pasar sering membuat panik, tetapi dengan diversifikasi lewat indeks S&P 500 dan cadangan obligasi, portofolio tetap lebih terjaga.
Dengan pendekatan sederhana tersebut, Buffett menunjukkan cara berinvestasi yang sebenarnya tidak harus rumit, justru yang sederhana justru dinilai lebih efektif.*
Artikel Terkait
Agenda Bupati dan Sekda Sukabumi Kamis 21 Agustus 2025
Isu 21 Rotasi Pejabat Kota Sukabumi Heboh di WhatsApp, Ini Daftarnya
Beredar Seruan Aksi GMNI Sukabumi Raya di WhatsApp
Harga Emas Antam Melonjak ke Rp1,91 Juta per Gram
Warga Sukabumi Gotong Jenazah Seberangi Sungai, Jembatan Putus Setahun Tak Diperbaiki
TMMD 100 Persen Rampung, Ini Hasilnya
21 Pejabat Pemkot Sukabumi Dilantik, Wali Kota Ingatkan Amanah dan Profesionalisme