FAJARSUKABUMI – Biji kopi asal Sukabumi resmi menembus pasar internasional setelah Pemerintah Kota Sukabumi bersama PT Doa Bangsa Agrobisnis melepas ekspor perdana ke Mesir, di Kelurahan Jayamekar.
Sebanyak tiga kontainer atau 57,6 metrik ton biji kopi diekspor melalui program kemitraan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pertanian.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan komoditas kopi Sukabumi yang mulai diakui kualitasnya di pasar global.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyebut ekspor ini sebagai bentuk nyata peningkatan daya saing produk pertanian lokal.
Menurutnya, kopi Sukabumi memiliki karakter dan cita rasa khas yang mampu bersaing dengan kopi dari negara penghasil besar seperti Brasil dan Vietnam.
“Ekspor kopi ini menjadi bukti bahwa produk kita mampu menembus pasar dunia. Ini momentum untuk membangkitkan kembali semangat petani dan pelaku usaha di sektor pertanian,” kata Ayep Zaki.
Baca Juga: Bantu Penyintas Banjir Cisolok, PMI Lakukan Hal Ini
Ekspor ke Mesir ini juga diharapkan membuka peluang kerja sama lanjutan dengan berbagai negara tujuan lain di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan ekspor komoditas pertanian menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.
Direktur PT Doa Bangsa Agrobisnis, Hikmat Taufik, menjelaskan bahwa pengiriman kopi ke Mesir merupakan hasil pembinaan berkelanjutan terhadap petani dan penguatan rantai pasok dari hulu ke hilir.
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi: Semangat Sumpah Pemuda Harus Terus Menyala di Tengah Tantangan Zaman
“Kami memastikan seluruh proses produksi mengikuti standar mutu internasional agar kopi Sukabumi semakin dikenal dan diminati pasar global,” pungkasnya.