Selasa, 21 April 2026

Di Balik Paparan Radioaktif di Cikande, Ada Jejak Pencemaran Besi hingga Terseret ke Produk Ekspor Pangan RI

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16:52 WIB
Potret Menyoroti kasus paparan radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten. (Dok. KemenLH) (Foto Istimewa)
Potret Menyoroti kasus paparan radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten. (Dok. KemenLH) (Foto Istimewa)

 

FAJARSUKABUMI - Sedang ramai menuai sorotan tajam terkait kasus pencemaran radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di kawasan Industri Modern, Cikande, Banten.

Mulanya, keresahan publik sempat mencuat setelah laporan dari Amerika Serikat (AS) pada Agustus 2025 yang menyebut produk udang beku asal Indonesia terdeteksi mengandung radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di beberapa pelabuhan besar, termasuk Los Angeles, Houston, Savannah, hingga Miami.

Temuan itu langsung membuat pemerintah bergerak cepat. Satgas Penanganan Cs-137 dibentuk pada 11 September 2025.

Baca Juga: Kisah Haru Korban Selamat dari Ambruknya Beton Ponpes Al Khoziny: Salat di Bawah Puing, Mengira Hanya Tertidur Pulas

Satgas tersebut diketuai Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dengan pengendali teknis Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq.

Status kejadian khusus pencemaran radiasi pun ditetapkan agar penanganan berjalan terkoordinasi penuh.

Dalam mengatasi dugaan pencemaran itu, Hanif Faisol telah menuturkan adanya kerja sama lintas sektor, keterlibatan masyarakat, dan keterbukaan informasi publik.

Baca Juga: Bupati : Mojang Jajaka Promotor Pariwisata Sukabumi

"Dukungan dari seluruh elemen diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat dari risiko kontaminasi bahan radioaktif,” ujar Hanif Faisol dalam keterangan resminya di Jakarta, pada 23 September 2025 lalu.

Kini, sebagai publik dibayangi kecemasan tentang adanya kasus paparan radioaktif di Cikande. Pertanyaan besar pun mencuat, terkait akar masalah hingga penyebabnya. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Akar Masalah: Besi Tercemar di Kawasan Industri

Sebelumnya diketahui, investigasi satgas mengarah pada pabrik peleburan besi PT Peter Metal Technology (PMT) di Kawasan Industri Modern Cikande.

Baca Juga: Bertemu Kepala BGN, Luhut Binsar Pandjaitan Ingatkan Menkeu Purbaya soal Anggaran MBG: Tidak Perlu Ambil yang Tak Terserap

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X