Selasa, 21 April 2026

Youtuber Asal Malaysia Kunjungi Lansia Korban Kekerasan Warga di Cianjur

Photo Author
Zetta Al Fajr, FajarSukabumi.com
- Jumat, 9 Mei 2025 | 21:45 WIB
MENJENGUK: Youtuber asal Malaysia  Aisar Khaled, mengunjungi Asyah, lansia korban kekerasan warga karena dituding sebagai penculik anak.
MENJENGUK: Youtuber asal Malaysia Aisar Khaled, mengunjungi Asyah, lansia korban kekerasan warga karena dituding sebagai penculik anak.

FAJARSUKABUMI - Kasus kekerasan yang dialami Asyah (76), warga Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, menyita perhatian publik. Berbagai elemen masyarakat dari kalangan pejabat negara hingga selebgram berempati dengan kasus yang dialami perempuan lanjut usia tersebut.

Salah satunya Aisar Khaled, youtuber asal Malaysia. Vloger asal Negeri Jiran itu sengaja datang menjenguk Asyah yang saat ini sudah berada di kediamannya.

Saat bertemu, Aisar tak kuasa menahan kesedihannya melihat kondisi Asyah. Dia memberikan semangat sambil memeluk Asyah dengan penuh kasih sayang.

Baca Juga: Buronan Dugaan Penganiayaan Nenek-nenek Ditangkap Anggota Polres Cianjur, Pelaku Terindikasi jadi Provokator

Aisar pun memberikan donasi serta memberikan tiket umrah bagi Asyah.

Kuasa hukum Asyah, Fanpan Nugraha, mengaku mendapat kontak dari Aisar yang ingin bertemu dengan korban. Pada Jumat, 9 Mei 2025, Aisar akhirnya tiba di kediaman Asyah.

"Alhamdulillah, Aisar memberikan bantuan sekaligus menyerahkan tiket umrah untuk klien kami," kata Fanpan.

Baca Juga: Seorang Perempuan Lansia di Cianjur jadi Korban Dugaan Kekerasan, Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 1x24 Jam

Fanpan mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah bersimpatik dan berempati terhadap peristiwa yang dialami Asyah. Dia mendoakan agar kebaikan para pihak dibalas Allah SWT.

Seperti diberitakan sebelumnya, Asyah menjadi korban kekerasan sejumlah warga usai dituding sebagai penculik anak. Asyah dipukuli dan ditampar hingga mengalami luka lebam.

Peristiwa nahas itu dialaminya di Kampung Legok Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang pada Minggu, 4 Mei 2025. Saat itu Asyah hendak ke rumah anaknya di Kampung Padaleungsar Desa Bunikasih.

Baca Juga: Polres Cianjur Cek Kesiapan Kendaraan Jelang Operasi Ketupat Lodaya 2025

Karena tak kuat melangkah di jalan menanjak, Asyah meminta bantuan anak kecil. Belum sampai ke tujuan, anak kecil meminta izin pulang.

Sekonyong-konyong, ada warga yang meneriaki Asyah sebagai penculik. Dia kemudian dibawa hingga dikerubungi warga.

Beberapa orang yang terhasut lantas melampiaskan kemarahannya dengan melakukan aksi kekerasan. Aksi kekerasan itu lantas direkam warga.

Halaman:

Editor: Zetta Al Fajr

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X