"Ternyata salah, mereka tetap terang-terangan mengikuti kami. Semakin tidak nyamannya, seluruh staf Hilton dipanggil oleh polisi dan entah di-briefing apa sehingga semua siaga selama kami di sana," kata Zaskia.
"Tatapan marah juga curiga dari semua staff hotel. Seolah-olah kami semua tahanan," tambahnya.
Dalam kondisi serba tertekan, mereka pun berusaha berpura-pura menjadi turis biasa agar tidak memancing kecurigaan lebih lanjut.
Baca Juga: Tak Terlihat di Video Momen Siraman Al Ghazali, Maia Estianty Jelaskan Keberadaan Tissa Biani
"Karena kami playing tourist, jadi harus terlihat piknik sambil memastikan apakah para intel masih mengawasi kami," pungkasnya.
Artikel Terkait
Israel Bombardir Gaza di Tengah Kesepakatan Gencatan dengan Hamas, 80 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia
Taruhannya Sistem Keamanan, Google Dikabarkan Beli Perusahaan Eks Mata-mata Israel Senilai Rp500 Triliun
Kebijakan Paus Fransiskus terhadap Perang Gaza Diduga Jadi Alasan Israel Hapus Ucapan Bela Sungkawanya di Media Sosial
Dua Staf Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Washington, Pelaku Teriakkan āBebaskan Palestina
Yusril Tegas Bantah Isu Perundingan Rahasia RI-Israel Terkait OECD
Heboh Penculikan 12 Aktivis Kemanusiaan di Kapal Bantuan Gaza yang Dibajak oleh Pasukan Militer Israel
Amarah China-Pakistan usai Gempuran Israel ke Wilayah Iran, Mengutuk Keras hingga Klaim Pelanggaran Berat
Setelah Tel Aviv Digempur Rudal Iran, Menhan Israel Kini Ancam Keselamatan Warga Teheran