Selasa, 21 April 2026

Panggil Haji Isam hingga Chairul Tanjung untuk Bahas Danantara, Presiden: Ini Kuncinya

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Selasa, 11 Maret 2025 | 14:10 WIB
 (Foto Istimewa)
(Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan mengundang legenda investasi asal Amerika Serikat, Ray Dalio, serta sejumlah pengusaha besar Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan pada Jumat 7 Maret 2025 ini bertujuan untuk mendapatkan masukan strategis dalam mengelola aset-aset negara agar lebih kompetitif di tingkat global.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa masukan kritis dari para pakar dan pelaku usaha sangat diperlukan guna memastikan Danantara dikelola dengan cermat dan teliti.

Baca Juga: Sejarah Panjang Diciptakan Minyakita yang Kini Telah Melenceng dari Tujuannya dan Berbagai Kasus yang Terjadi

“Saya rasa kami memang memerlukan nasihat-nasihat yang kritis dan juga keberanian untuk belajar dari satu sama lain. Saya rasa inilah kuncinya,” ujar Prabowo pada Jumat, 7 Maret 2025 lalu.

Sejumlah nama besar di dunia bisnis hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam), Tomy Winata, Chairul Tanjung, Hashim Djojohadikusumo, James Riady, Prajogo Pangestu, Garibaldi Thohir, Sugianto Kusuma (Aguan), Hilmi Panigoro, Franky Oesman Widjaja, dan Anthony Salim.

Selain itu, beberapa pejabat tinggi seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir turut serta dalam diskusi tersebut.

Baca Juga: Sejarah Panjang Diciptakan Minyakita yang Kini Telah Melenceng dari Tujuannya dan Berbagai Kasus yang Terjadi

Danantara diharapkan dapat menjadi instrumen utama dalam konsolidasi kekuatan ekonomi nasional.

“Intinya, BUMN dan usaha-usaha negara serta Danantara ini kita konsolidasikan untuk melaksanakan suatu perbaikan dan peningkatan kinerja agar aset-aset kita lebih produktif,” kata Prabowo.

Salah satu tujuan utama Danantara adalah memastikan bahwa investasi yang dilakukan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Mentan, Ternyata Mendag Sudah Pernah Tutup 1 Pabrik Minyakita

Oleh karena itu, pendekatan yang hati-hati, efisien, dan berbasis pengalaman global menjadi kunci dalam pengelolaan investasi ini.

Dalam kesempatan yang sama, Ray Dalio yang dikenal sebagai investor global dengan pengalaman luas dalam pengelolaan dana, turut memberikan pandangannya mengenai bagaimana suatu badan investasi dapat bekerja secara optimal untuk kepentingan nasional.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X