FAJARSUKABUMI - Bupati Sukabumi Asep Japar menyampaikan apresiasi atas diluncurkannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan oleh pemerintah pusat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga berdampak positif terhadap sektor ekonomi lokal.
“Program ini sangat bermanfaat, khususnya untuk anak-anak kita. Melalui makanan bergizi yang disediakan secara rutin, insyaallah tumbuh kembang mereka akan lebih optimal,” ujar Bupati Asep Japar.
Baca Juga: Bupati Sukabumi: Pendidikan Alquran adalah Benteng Moral dan Karakter Bangsa
Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah menggulirkan kebijakan ini sebagai bentuk perhatian terhadap generasi penerus bangsa.
Pemerintah daerah, siap mendukung penuh pelaksanaan program agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
"Program ini sangat bermanfaat dalam pemenuhan gizi anak," ucapnya.
Baca Juga: Empat Atlet Wushu Cianjur Raih Medali pada Kejurnas 'Indonesia Wushu League 2025' di Yogyakarta
Selain manfaat langsung bagi anak-anak, Bupati Asep menyoroti bahwa program MBG juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan program makan bergizi akan membutuhkan tenaga kerja lokal, sekaligus menyerap hasil pertanian dan peternakan dari warga.
“Ini bukan hanya soal makanan bergizi, tapi juga soal pemberdayaan. Program ini bisa menyerap tenaga kerja di daerah, dan juga mendorong pemanfaatan hasil bumi dari petani dan pelaku usaha lokal,” ungkapnya.
Baca Juga: Viral Hidup di Kandang Domba, Asjap Pastikan Etin Dapat Hunian Baru
Dengan demikian, menurut Asep, program MBG dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan semangat pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
Artikel Terkait
Deretan Kasus Keracunan MBG di Sejumlah Daerah di Indonesia Sejak Peluncuran Pertama
Ada Target Percepatan 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG di Tahun 2025 Sesuai Instruksi Prabowo, Kemenkeu: Kita Siagakan Rp171 Triliun
Tekad Prabowo Ingin Siswa Makan Sehat dan Bersih, Ceritakan Paspampres Ikut Buka Sepatu saat di Dapur MBG
Marak Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Bantah Ada Pengiritan yang Mempengaruhi Kualitas Makanan
Buntut Kasus KLB Keracunan MBG di Kota Bogor, Kepala BGN Lakukan Evaluasi Pengiriman dan Penyajian Makanan
Sarankan Pakai Produk Lokal, DPR Minta BGN Hentikan Impor Tempat Makan MBG dari China
Bandingkan dengan Menu MBG, Kepala BGN Klaim 60 Persen Anak Indonesia Sulit Mendapat Makan Gizi Seimbang dan Tak Mampu Beli Susu
MBG Sudah Sampai Ke Cidadap, Begini Pesan Sekda Sukabumi
Dicecar DPR soal MBG di Daerah Kepulauan dan Terpencil, Kepala BGN Ungkap Pelaksanaan Tidak akan Dilakukan oleh Mitra
DPR Pertanyakan Aturan BGN yang Wajibkan Surat Izin saat akan Pantau Dapur MBG: Fungsi Pengawasan Tak Harus Ada Surat