FAJARSUKABUMI - Usulan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk menghentikan perang di Gaza melalui proposal 20 poin kembali menempatkan isu Palestina di panggung politik global.
Dokumen yang juga mendapat restu dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu itu dipandang sebagian pihak sebagai peluang bersejarah, sementara dari sisi lainnya menilai masih penuh dengan ketidakjelasan.
Proposal yang diumumkan di Gedung Putih pada Senin, 29 September 2025 itu disebut-sebut berisi peta jalan perdamaian di Gaza, Palestina.
Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Sukabumi Ingatkan Pentingnya Persatuan
Hal tersebut terkonfirmasi usai Trump menyebutnya sebagai langkah besar yang bisa mengakhiri penderitaan panjang rakyat Gaza.
Terkini, bagi Hamas, kelompok perlawanan yang selama ini menjadi aktor sentral di Gaza, mengklaim dokumen itu masih perlu ditelaah secara mendalam.
Qatar dan Mesir yang menjadi mediator gencatan senjata telah membagikannya, namun Hamas menegaskan tidak ikut serta dalam perundingan penyusunan usulan tersebut.
Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Tembus Rp2,335 Juta per Gram, Rekor Tertinggi Baru
“Para negosiator Hamas mengatakan mereka akan meninjaunya dengan itikad baik dan memberikan tanggapan,” ungkap seorang pejabat Hamas sebagaimana dilansir dari Reuters, pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Kendati mendapat sambutan hangat dari sebagian pemimpin dunia, termasuk negara-negara Arab dan mayoritas Muslim, sederet poin-poin kritis muncul ke permukaan.
Pasalnya, sebagian besar dari 20 poin yang ditawarkan sebenarnya sudah pernah dimunculkan dalam berbagai proposal gencatan senjata dua tahun terakhir.
Baca Juga: 4 Fakta Insiden Viral Rombongan Pemotor Hentikan Bus di Tikungan Ciwidey yang Kini Diburu Polisi
Lantas, apa saja hal-hal yang menjadi sorotan publik internasional? Berikut ini setidaknya 5 poin kritis soal deal perdamaian Gaza versi Trump dan Netanyahu:
Artikel Terkait
MK Tegaskan Syarat Pendidikan Capres-Cawapres Tetap Minimal SMA
Pemkot Sukabumi Imbau Pengibaran Bendera pada 30 September dan 1 Oktober
Siswa PAUD/TK Antusias Ikut Lomba Mewarnai yang Digelar Disarpus Cianjur
Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Sukabumi Ingatkan Pentingnya Persatuan
Harga Emas Antam di Pegadaian Tembus Rp2,335 Juta per Gram, Rekor Tertinggi Baru
4 Fakta Insiden Viral Rombongan Pemotor Hentikan Bus di Tikungan Ciwidey yang Kini Diburu Polisi
Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Asjap Ajak Generasi Muda Renungkan Maknanya