Dari pabrik ini, ditemukan besi bekas seberat 700 kilogram yang telah tercemar Cs-137.
Staf Ahli Kemenko Pangan, Bara Khrishna Hasibuan mengungkap hal itu dalam konferensi pers Satgas Penanganan Cs-137 di Jakarta, pada Selasa, 30 September 2025.
"Penyebab adanya material radioaktif cesium-137 adalah besi sebagai bahan baku di pabrik tersebut telah tercemar Cs-137,” terangnya.
Besi yang terkontaminasi itu diduga terbawa udara hingga mencapai fasilitas pengemasan udang milik PT Bahari Makmur Sejati (BMS), yang jaraknya kurang dari dua kilometer dari pabrik PMT.
Dugaan sementara, material tersebut berasal dari luar negeri sebelum masuk ke rantai pasok di Cikande.
Temuan Kadar Radiasi Tinggi di 20 Drum dan 17 Jumbo Bag
Tim Satgas Bidang I Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Sumber Radiasi yang dipimpin Deputi KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, mengerahkan alat berat untuk mengangkat material bercemar radiasi.
Rasio Ridho menjelaskan, di salah satu titik yang diberi nama Lokasi F, terdapat tas besar hingga drum yang disinyalir memiliki kadar radiasi tinggi.
"Sekitar dua tas besar (jumbo bag) material dan enam drum High-Density Polyethylene (HDPE) dengan kadar radiasi tinggi telah berhasil diamankan," ujar Rasio Ridho dalam laporan resmi satgas di Serang, Banten, pada Kamis, 2 Okober 2025.
Hingga 2 Oktober 2025, total 20 drum, 17 jumbo bag, dan 3 pallet material berhasil dipindahkan ke fasilitas penyimpanan sementara PT PMT. Untuk mencegah kebocoran radiasi, dinding ruang angkut truk dilapisi timbal.
Dari sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan telah melakukan pemeriksaan terhadap 1.562 pekerja di radius lima kilometer dari lokasi.
Bahaya Cs-137 dan Upaya Pencegahan
Meski radiasi terdengar menakutkan, CDC Amerika Serikat menegaskan paparan Cs-137 dalam jumlah kecil relatif aman.
Risiko serius dinilai muncul jika paparannya tinggi dan berulang, yang dapat menyebabkan penyakit radiasi akut hingga kanker.
Menteri Hanif Faisol bahkan menegaskan, penanganan cemaran radiasi bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal tanggung jawab negara melindungi warganya.
Artikel Terkait
Bunda PAUD Sukabumi Ingatkan Peran Orangtua dalam Bentuk Karakter Anak Usia Dini
Wakil Wali Kota Sukabumi Lepas HAPMI ke Ajang Seni Musik Nasional
Wakil Wali Kota Sukabumi Lepas Kontingen FTBI ke Tingkat Jawa Barat
Wali Kota Sukabumi Ajak Warga Taat Bayar Pajak Kendaraan, Tinjau Program Rutilahu
Bertemu Kepala BGN, Luhut Binsar Pandjaitan Ingatkan Menkeu Purbaya soal Anggaran MBG: Tidak Perlu Ambil yang Tak Terserap
Bupati : Mojang Jajaka Promotor Pariwisata Sukabumi
Kisah Haru Korban Selamat dari Ambruknya Beton Ponpes Al Khoziny: Salat di Bawah Puing, Mengira Hanya Tertidur Pulas