Selasa, 21 April 2026

Di Balik Paparan Radioaktif di Cikande, Ada Jejak Pencemaran Besi hingga Terseret ke Produk Ekspor Pangan RI

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16:52 WIB
Potret Menyoroti kasus paparan radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten. (Dok. KemenLH) (Foto Istimewa)
Potret Menyoroti kasus paparan radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten. (Dok. KemenLH) (Foto Istimewa)

Dari pabrik ini, ditemukan besi bekas seberat 700 kilogram yang telah tercemar Cs-137.

Staf Ahli Kemenko Pangan, Bara Khrishna Hasibuan mengungkap hal itu dalam konferensi pers Satgas Penanganan Cs-137 di Jakarta, pada Selasa, 30 September 2025.

"Penyebab adanya material radioaktif cesium-137 adalah besi sebagai bahan baku di pabrik tersebut telah tercemar Cs-137,” terangnya.

Besi yang terkontaminasi itu diduga terbawa udara hingga mencapai fasilitas pengemasan udang milik PT Bahari Makmur Sejati (BMS), yang jaraknya kurang dari dua kilometer dari pabrik PMT.

Dugaan sementara, material tersebut berasal dari luar negeri sebelum masuk ke rantai pasok di Cikande.

Temuan Kadar Radiasi Tinggi di 20 Drum dan 17 Jumbo Bag

Tim Satgas Bidang I Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Sumber Radiasi yang dipimpin Deputi KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, mengerahkan alat berat untuk mengangkat material bercemar radiasi.

Rasio Ridho menjelaskan, di salah satu titik yang diberi nama Lokasi F, terdapat tas besar hingga drum yang disinyalir memiliki kadar radiasi tinggi.

"Sekitar dua tas besar (jumbo bag) material dan enam drum High-Density Polyethylene (HDPE) dengan kadar radiasi tinggi telah berhasil diamankan," ujar Rasio Ridho dalam laporan resmi satgas di Serang, Banten, pada Kamis, 2 Okober 2025.

Hingga 2 Oktober 2025, total 20 drum, 17 jumbo bag, dan 3 pallet material berhasil dipindahkan ke fasilitas penyimpanan sementara PT PMT. Untuk mencegah kebocoran radiasi, dinding ruang angkut truk dilapisi timbal.

Dari sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan telah melakukan pemeriksaan terhadap 1.562 pekerja di radius lima kilometer dari lokasi.

Bahaya Cs-137 dan Upaya Pencegahan

Meski radiasi terdengar menakutkan, CDC Amerika Serikat menegaskan paparan Cs-137 dalam jumlah kecil relatif aman.

Risiko serius dinilai muncul jika paparannya tinggi dan berulang, yang dapat menyebabkan penyakit radiasi akut hingga kanker.

Menteri Hanif Faisol bahkan menegaskan, penanganan cemaran radiasi bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal tanggung jawab negara melindungi warganya.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X