Selasa, 21 April 2026

Demi Cegah Banjir, Pemprov Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca, Bagaimana Prosesnya?

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Jumat, 31 Januari 2025 | 17:00 WIB
Potret Ilustrasi Banjir (Foto Istimewa)
Potret Ilustrasi Banjir (Foto Istimewa)

FAJARSUKABUMI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali mempertimbangkan untuk melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) jika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya cuaca ekstrem dalam waktu dekat. OMC direncanakan akan dilakukan dalam pekan ini.

"Kami rencanakan dalam 2-3 hari ini (melakukan modifikasi cuaca). Sepanjang memang nanti kita melihat cuacanya lebat, mengarah ekstrem, kami akan lakukan (OMC)," ujar Penjabat Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi di TMII, Jakarta Timur, Rabu 29 Januari 2025.

Teguh menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang nantinya akan dikoordinasikan oleh Asisten Pemerintahan.

Baca Juga: Sederet Reaksi CEO Tekno AS Soal Guncangan DeepSeek Buatan China di Pasar Global: Ada Mark Zuckerberg hingga Jensen Huang

Dalam mempertimbangkan OMC, Pemprov DKI Jakarta memperhatikan beberapa aspek, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung.

Evaluasi Banjir yang Terjadi Sebelumnya

Menanggapi banjir yang melanda beberapa titik di Jakarta sejak Selasa 28 Januari 2025, Teguh menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta belum sempat melakukan modifikasi cuaca.

Hal ini dikarenakan prakiraan BMKG sebelumnya memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bukan cuaca ekstrem seperti yang akhirnya terjadi.

Baca Juga: Coca-cola Menarik Produknya dari Pasar Eropa karena Kandungan Klorat Tinggi, Bagaimana dengan di Indonesia?

"Karena sebelumnya adalah diprakirakan cuacanya itu tidak seekstrem itu. Kami belum melakukan modifikasi cuaca. Tapi, dengan pengalaman ini, kami belajar, petugas, termasuk perangkat wilayah, harus siaga terlepas kita melakukan modifikasi cuaca atau tidak," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jajaran Pemprov DKI Jakarta tidak boleh bergantung sepenuhnya pada OMC sebagai solusi utama.

Keberhasilan Operasi Modifikasi Cuaca Sebelumnya

Pada akhir Desember 2024, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan delapan ton garam atau natrium klorida (NaCl) yang digunakan selama enam hari dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta menjelang pergantian tahun.

Baca Juga: Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang: 6 Laju Kereta Api Terganggu hingga Kata BMKG Soal Puncak Musim Hujan di Jateng

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X