“Ini menunjukkan kesadaran warga mulai tumbuh dan patut diapresiasi. Namun tetap perlu didorong dengan edukasi dan pembinaan,” katanya.
DLH berencana menggencarkan edukasi pengelolaan sampah melalui sekolah, komunitas, hingga media sosial, agar gerakan peduli lingkungan bisa menjadi budaya yang tertanam kuat di masyarakat.
“Kami ingin menjaga kualitas sungai dan udara di Kota Sukabumi melalui kolaborasi semua pihak. Gerakan peduli lingkungan harus menjadi budaya bersama,” pungkasnya.