Selasa, 21 April 2026

Dana Pensiun ASN Terancam, Pemerintah Soroti Likuiditas Program THT Taspen

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:00 WIB
Dana pensiun untuk aparatur sipil negara (ASN) yang dikelola PT Taspen (Persero) mulai mendapat sorotan serius sebagian publik di Tanah Air.  ((Dok. Taspen))
Dana pensiun untuk aparatur sipil negara (ASN) yang dikelola PT Taspen (Persero) mulai mendapat sorotan serius sebagian publik di Tanah Air. ((Dok. Taspen))

Pemerintah menilai komposisi tersebut relatif aman, namun belum cukup menekan potensi risiko yang datang dari program THT.

Sementara program jaminan sosial lainnya seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) masih dalam zona aman, program THT tetap menjadi titik kritis dalam pembiayaan jaminan hari tua ASN.

Jika tidak diantisipasi, kekurangan dana dari program ini berpotensi menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), karena pemerintah harus menutup defisit Taspen untuk menjamin pembayaran hak pensiun.

Baca Juga: Wabup Sukabumi Bangga dengan Kekayaan Alam Daerahnya: Gurilaps Adalah Anugerah Tak Ternilai

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah bersama para pemangku kepentingan tengah mengkaji opsi reformasi menyeluruh terhadap sistem THT. Tujuannya adalah memastikan keberlanjutan program dan mengurangi tekanan fiskal jangka panjang.

“Pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait sedang mengkaji langkah-langkah perbaikan program THT untuk memastikan keberlanjutan dan mengurangi risiko fiskal masa depan,” tulis dokumen tersebut.

Reformasi yang direncanakan tidak hanya bertujuan melindungi stabilitas fiskal negara, tetapi juga menjamin hak-hak pensiunan ASN tetap terpenuhi, meski jumlah klaim diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Susan Wojcicki, Perempuan Visioner di Balik Sukses Google dan YouTube

Pemerintah menegaskan bahwa transformasi program pensiun ASN adalah bagian dari agenda kebijakan yang lebih luas untuk menjaga keberlanjutan sistem jaminan sosial nasional di tengah dinamika demografi dan keuangan negara yang terus berkembang.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IFG Apresiasi Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas

Sabtu, 18 April 2026 | 06:42 WIB

Workshop UMMI Cetak Wirausaha Muda Sukabumi

Kamis, 16 April 2026 | 07:18 WIB

DKUKM Sukabumi Dorong Penguatan Usaha Desa

Senin, 13 April 2026 | 10:15 WIB
X