Selasa, 21 April 2026

Penjelasan dari Kemenag, Ini Alasan Indonesia Sehari Lebih Awal Memulai Puasa Ramadhan 2025 Dibanding Brunei, Malaysia hingga Singapura

Photo Author
Yosep Taryawan, FajarSukabumi.com
- Minggu, 2 Maret 2025 | 13:29 WIB
Foto: ilustrasi Ramadhan - Awal puasa Indonesia, Brunei, Malaysia, dan Singapura berbeda. (Foto Unsplash/Abdullah Arif)
Foto: ilustrasi Ramadhan - Awal puasa Indonesia, Brunei, Malaysia, dan Singapura berbeda. (Foto Unsplash/Abdullah Arif)

FAJARSUKABUMI - Umat muslim di Indonesia telah memulai puasa Ramadhan pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Pengumuman tentang awal Ramadhan ini disiarkan oleh Kementerian Agama setelah menggelar sidang isbat pada Jumat, 28 Februari 2025.

Tak seperti tahun sebelumnya, pengumuman kali ini terlambat 40 menit.

Baca Juga: Pola Konsumsi Informasi Antar Generasi Berbeda, Begini Yang Disukai Anak Muda

Konferensi pers dari Kemenag ini seharusnya digelar pada 19.00 WIB, namun baru disiarkan pada 19.40 WIB dan sudah memasuki waktu Isya.

Keterlambatan terjadi karena harus menunggu data pantauan hilal dari provinsi paling barat di Aceh.

“Sesuai dengan kondisi obyektif hilal pada malam hari ini memang dari Indonesia bagian timur, tengah, sampai bagian barat, di ekor pulau Jawa itu tidak dimungkinkan untuk bisa menyaksikan hilal,” katanya.

Baca Juga: Keutamaan Salat Tarawih di Malam Pertama Hingga Malam Ke 5 di Kitab Durratun Nasihin yang Membuat Tidak Ingin Terlewatkan

“Kami sampaikan bahwa agak sedikit mundur menyampaikan penyampaian ini karena kami harus menunggu wilayah yang paling barat di Aceh,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers sidang isbat di kantor Kemenag Jakarta pada Jumat, 28 Februari 2025.

“Sesuai dengan laporan tadi, ketinggian hilal di seluruh Indonesia itu antara 3 derajat 5,91 menit hingga 4 derajat 40,96 menit dengan sudut elongasi 4 derajat 47,3 menit hingga 6 derajat 24,14 menit,” jelas Nasaruddin.

“Ditemukan hilal di provinsi paling barat di Aceh, sudah disumpah oleh hakim, sehingga dua orang yang menyaksikan ditambah dengan pengukuhan oleh hakim agama setempat maka diputuskan bahwa 1 Ramadhan ditetapkan Insya Allah 1 Maret 2025,” terang Nasaruddin lagi.

Baca Juga: Resmi Tutup Mulai 1 Maret 2025 dan PHK 8.400 Karyawan, Bagaimana Sebenarnya Kondisi Sritex?

Awal Ramadhan Indonesia Sehari Lebih Awal dari Malaysia dan Singapura

Dalam konferensi pers tersebut, Nasaruddin juga mengungkapkan kalau awal Ramadhan Indonesia berbeda dengan Brunei, Malaysia, dan Singapura.

Halaman:

Editor: Yosep Taryawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X