FAJARSUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di Alun-alun Palabuhanratu, Jawa Barat, Selasa (20/5). Upacara tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Sukabumi, Andreas selaku inspektur upacara.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forkopimcam, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman, serta sejumlah undangan lainnya.
Andreas dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid yang menekankan pentingnya posisi Indonesia dalam kancah geopolitik global. Meutya menyatakan bahwa Indonesia konsisten mengusung prinsip bebas aktif, menjadi mitra strategis dalam pergaulan dunia, sekaligus aktif menjembatani kepentingan berbagai pihak.
“Kehadiran kita di panggung global bukan sekadar menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga menghadirkan solusi yang membawa manfaat nyata bagi dunia,” ujar Andreas mengutip pidato Menkomdigi.
Meutya menegaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas dan membangun dialog produktif yang inklusif.
Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut disebutkan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ini menempuh jalur pembangunan yang menitikberatkan pada keadilan sosial dan pemerataan, tidak semata fokus pada pertumbuhan ekonomi.
“Dalam 150 hari pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih, telah dilakukan berbagai langkah konkret, dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.
Salah satu program prioritas yang disorot adalah makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah. Hingga saat ini, lebih dari 3,5 juta anak di Indonesia telah mendapatkan manfaat dari program tersebut.
“Ini adalah langkah awal dari kemajuan yang sejati. Dari piring makan yang penuh dan anak-anak yang berangkat ke sekolah tanpa rasa lapar, kita membangun generasi masa depan yang sehat dan cerdas,” katanya.
Baca Juga: Pabrik Jadi Biang Kemacetan di Sukabumi, Wabup Andreas Ancam Garmen Ikuti Aturan Pemerintah
Menkomdigi mengakhiri pesannya dengan seruan kepada seluruh elemen bangsa agar menjadikan semangat Harkitnas sebagai momentum untuk bangkit secara kolektif dan berkelanjutan.
“Kebangkitan yang sejati adalah yang tumbuh perlahan namun berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan, serta berbuah pada keadilan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Dua Desa di Sukabumi Miliki Infrastruktur Internet Berbasi Satelit
Langkah Baru Komdigi Demi Persempit Gerak Judi Online, Sebar SMS hingga Blokir Transfer Pulsa yang Terindikasi Judol
Kasus Kriminal 2024 Wrapped: dari Pemerasan Oknum Polisi ke WNA hingga Oknum Komdigi yang ‘Dipelihara’ Judol
Rencana Komdigi Batasi Penggunaan Media Sosial untuk Anak Ditanggapi DPR RI: Nggak Bisa Diputuskan Seketika
Internet Murah Rp100 Ribu untuk 100 Mbps akan Segera Terwujud, Komdigi Ungkap Fakta Ini