FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan peredaran rokok ilegal merugikan penerimaan negara dan Dana Bagi Hasil (DBH) cukai untuk daerah.
Maka dari itu,dirinya menegaskan pentingnya memberantas peredaran rokok illegal.
“Sebagian besar pendapatan negara berasal dari pajak, termasuk cukai. Jika ada peredaran barang ilegal, maka potensi pendapatan dan Dana Bagi Hasil untuk daerah ikut berkurang,” ujarnya.
Baca Juga: Tingkatkan Peran Perumda, Bupati Ingatkan Pelayanan Masyarakat
Menurut Ayep, rokok ilegal mengurangi potensi pajak yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Sukabumi.
Hal itu seperti Dana Bagi Hasil Cukai seharusnya kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan layanan publik lainnya.
"Saya meminta Satpol PP dan masyarakat bersama-sama mengawasi dan mencegah peredaran barang kena cukai ilegal agar tidak menghambat pembangunan daerah," ucapnya.
Baca Juga: Sambangi Perusahaan, Asep Japar Bahas Hal Ini
Praktik ilegal tidak boleh ada di Kota Sukabumi. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal masa depan pembangunan daerah
"Satpol PP bersama instansi terkait tolong untuk memperkuat pengawasan, sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam memahami aturan soal cukai," pungkasnya.
Artikel Terkait
Satgas Gabungan TNI Bongkar Peredaran Rokok Ilegal, Amankan Lima Orang Pelaku
Bea Cukai Arab Saudi Sita 100 Slop Rokok Jemaah Haji Indonesia, Berpotensi Ada Denda yang Harus Dibayar
Waspada! Satpol PP Kabupaten Sukabumi Bakal Razia Rokok Ilegal
Penyelundupan Gading Gajah Senilai Rp 2,3 M Terungkap, Bareskrim Sita Pipa Rokok dan Patung Ukiran
82 Ribu Batang Rokok Ilegal Marak di Sukabumi, Satpol PP Gandeng Bea Cukai Lakukan Sosialisasi