FAJARSUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi terus mengupayakan peningkatan layanan transportasi publik yang terintegrasi.
Salah satu langkah yang tengah diperjuangkan adalah mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar memperpanjang layanan KRL Commuter Line dari Jakarta hingga menjangkau Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menilai, masuknya KRL ke Sukabumi akan menjadi terobosan penting dalam mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya warga yang bekerja di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: Hukum Puasa Rajab: Benarkah Tidak Ada Dalil yang Shahih? Berikut Penjelasannya
Selama ini, keterbatasan moda transportasi dinilai masih menjadi kendala bagi pekerja komuter asal Sukabumi.
“Kami mendorong PT KAI agar KRL dari Jakarta–Bogor bisa dilanjutkan sampai Kota Sukabumi. Ini inisiatif Pemerintah Kota agar jalur ganda dan layanan KRL bisa masuk ke wilayah kami,” kata Ayep Zaki.
Ia menjelaskan, keberadaan KRL Commuter Line akan memberikan pilihan transportasi massal yang lebih terjangkau, aman, dan efisien. Dengan waktu tempuh yang lebih pasti, masyarakat dapat menjalani aktivitas kerja tanpa terbebani biaya dan kelelahan perjalanan yang panjang.
Baca Juga: Potret Pilu di Aceh Tamiang: Krisis Air Bersih Paksa Warga Gunakan Air Banjir untuk Memasak
Lebih jauh, Ayep Zaki menekankan bahwa pengembangan jaringan KRL hingga Sukabumi akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Akses transportasi yang semakin baik diyakini mampu meningkatkan pergerakan orang dan barang, sekaligus membuka peluang investasi baru.
“Transportasi publik yang andal akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Bukan hanya pekerja, tetapi juga sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata,” ujarnya.
Pemkot Sukabumi, lanjut Ayep, siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan PT KAI untuk membahas aspek teknis maupun perencanaan jangka panjang, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung.
Baca Juga: Dukung Perkembangan UMKM, Sekda Sukabumi Ajak Masyarakat Lakukan Hal Ini
Dengan adanya dorongan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap rencana perpanjangan KRL Commuter Line dapat menjadi solusi transportasi masa depan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai daerah strategis yang terhubung langsung dengan pusat ekonomi nasional.
Artikel Terkait
5 Mobil Pemadam Dikerahkan Imbas Insiden Kebakaran Gerbong Kereta Api di Stasiun Tugu
Heboh Insiden Kebakaran Gerbong Kereta Api di Stasiun Tugu Jogja, Humas KAI: Tak Ada Korban Jiwa
Mantan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Jalur Kereta Api
Tragedi di Magetan, Kereta Malioboro Ekspres Tabrak 7 Pengendara Motor: 4 Orang Tewas di Tempat
Kronologi Truk Tertabrak KRL di Tangerang Imbas Terobos Jalur Kereta: Terpental, Timpa 2 Motor
Operasional Kereta Cepat Whoosh Sering Terganggu Akibat Layang-Layang, KCIC Ungkap ada 20 Kejadian
Nyaris Tertabrak Kereta di Perlintasan Rel Pangadegan Sukabumi, Ibu dan Anak Selamat dari Maut
Ketua KPK Ungkap Kabar Terbaru soal Dugaan Kasus Korupsi Kereta Cepat Whoosh
Hasto Kristiyanto Kritik Proyek Kereta Cepat Whoosh, Sebut Megawati Kerap Pertanyakan Urgensi Pembangunan
Sukabumi Berbenah Sambut Kereta Wisata Jaka Lelana, Dishub Perketat Pengawasan Jalur dan Lalu Lintas