FAJARSUKABUMI - Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik Tanah Air, terkait DPR yang kini tengah membahas terkait revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI).
Proses revisi UU TNI dianggap bermasalah karena rapat pembahasan digelar di Hotel Fairmont pada Sabtu, 15 Maret 2025 lalu.
Terlebih sebagian pihak menuding DPR telah melakukan rapat secara diam-diam untuk mengebut revisi UU TNI di hotel tersebut.
Baca Juga: Soal Aturan TNI Masuk Kejagung, DPR Pastikan Prajurit Aktif Hanya Bisa Jabat Jampidmil
Terkini, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad membantah tudingan terkait pihaknya yang menggelar rapat secara diam-diam di Hotel Fairmont untuk mengebut revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI).
Dasco menuturkan, rapat yang berlangsung pada 14-15 Maret 2025 itu merupakan rapat yang digelar secara terbuka.
"Tidak ada kemudian rapat yang terkesan diam-diam, karena rapat yang dilakukan di hotel itu adalah rapat terbuka," ucap Dasco dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025.
Baca Juga: KPK Bongkar Awal Mula Pejabat DPRD OKU Minta Jatah Pokir Rp40 M di Skandal Suap Proyek PUPR
"Boleh dilihat di agenda rapatnya. Rapat diadakan secara terbuka," tegasnya.
Kader Partai Gerindra itu membantah anggapan bahwa DPR mengebut proses revisi UU TNI dalam rapat yang berlangsung di Hotel Fairmont tersebut.
Di sisi lain, Dasco mengklaim pembahasan RUU TNI sudah dilakukan sejak berbulan-bulan yang lalu.
Baca Juga: Update Skandal Suap Pejabat DPRD OKU Sumsel: Soal Proyek Jalan-Jembatan PUPR hingga Rp2,6 M Disita
"Tidak ada kebut mengebut dalam revisi UU TNI. Seperti kita tahu, bahwa revisi UU TNI ini sudah berlangsung dari berapa lama ya, berapa bulan lalu," sebutnya,
Dasco menegaskan, DPR telah memberikan ruang partisipasi publik dalam proses revisi UU TNI.
Artikel Terkait
Update Skandal Suap Pejabat DPRD OKU Sumsel: Soal Proyek Jalan-Jembatan PUPR hingga Rp2,6 M Disita
KPK Bongkar Awal Mula Pejabat DPRD OKU Minta Jatah Pokir Rp40 M di Skandal Suap Proyek PUPR
Soal Aturan TNI Masuk Kejagung, DPR Pastikan Prajurit Aktif Hanya Bisa Jabat Jampidmil
3 Polisi Tewas Saat Gerebek Judi Sabung Ayam di Lampung, Alami Luka Tembak di Kepala Usai Dihujani Peluru dari Orang Tak Dikenal
TNI Ikut Selidiki Kasus Tewasnya 3 Polisi Lampung karena Gerebek Judi Sabung Ayam, Ada Dugaan Oknum Anggotanya Terlibat