FAJARSUKABUMI - Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan bahwa sudah ada 131.200 jemaah Calon Haji Indonesia yang mendapatkan kartu Nusuk.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga mengingatkan para jemaah yang belum mendapatkan kartu Nusuk untuk melapor pada ketua kloter (kelompok terbang) masing-masing.
Selanjutnya, data akan disampaikan ke Daerah Kerja (Daker) Makkah dan dikoordinasikan dengan Syarikah.
Kartu Nusuk merupakan benda penting yang harus dimiliki oleh para jemaah calon haji selama tinggal di Arab Saudi.
Apa Itu Kartu Nusuk?
Kartu Nusuk adalah kartu identitas resmi yang wajib dibawa oleh jemaah haji, bak itu di Madinah maupun di Makkah.
Di dalam kartu Nusuk ini berisi foto, nama, nomor visa dan paspor, serta lokasi hotel yang tersimpan di dalam barcode.
Barcode tersebut bisa sewaktu-waktu dipindai oleh petugas untuk keperluan verifikasi.
Dengan memiliki kartu Nusuk, bisa membedakan antara haji legal dan ilegal, sehingga bisa mendapatkan keamanan serta pelayanan dari Syarikah.
Dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, Kemenag membeberkan bahwa sistem kartu Nusuk dari Kerajaan Saudi ini membuat keluar masuk Makkah menjadi lebih ketat.
Baca Juga: Jan Hwa Diana Ditetapkan Sebagai Tersangka, Simpan 108 Ijazah Eks Pegawai di Rumah
“Aktivasi kartu nusuk ya atau paspor haji saat ini berbeda dengan tahun lalu bapak-bapak sekalian, tahun ini Kerajaan Saudi sangat sulit sekali memberikan izin untuk masuk Makkah-nya, Pak, jadi kalau tahun lalu masuk Makkah-nya agak mudah, tetapi dia agak sulit untuk ke haromnya,” ujar Hilman Latief, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama di Kompleks Parlemen pada Senin, 19 Mei 2025.
Artikel Terkait
Kunjungi Asrama Haji Medan, Wapres Gibran Singgung Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi
DPR Klaim 8 Syarikah untuk Jemaah Haji Indonesia Justru Bikin Kacau, Desak Menag untuk Segera Evaluasi
DPR Klaim Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi Bisa Menekan Biaya Haji dan Umrah, Begini Penjelasannya
Apa Itu Badal Haji? Fasilitas Layanan yang Dijanjikan Pemerintah Bagi Jemaah Calon Haji yang Wafat di Saudi
Kemenag Ungkap Cara Penanganan Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat di Saudi, Pastikan 2 Hal Ini Terpenuhi
323 Kloter Jemaah Calon Haji Indonesia Sudah Tiba di Arab Saudi, Pintu Kedatangan Masih Terbuka hingga 31 Mei 2025
Suhu di Makkah Bisa Mencapai 45 Derajat Celcius saat Puncak Haji, Pemerintah Beri Imbauan Begini untuk Jemaah Calon Haji Indonesia