Ade menegaskan, program MBG merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat yang memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya pelajar di daerah.
Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak dibutuhkan untuk menjamin keberhasilan program tersebut.
“Kami menampung aspirasi masyarakat dan mendorong agar program ini terus berjalan dengan baik, benar, dan lancar. Sosial kontrol harus dilakukan bersama,” tegasnya.
Baca Juga: Istana Sebut Perpres Makan Bergizi Gratis Dalam Proses Penyempurnaan
Dalam Rakor tersebut, pemerintah daerah juga membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari sistem pendistribusian makanan, standar keamanan pangan, hingga pelibatan tenaga ahli seperti ahli gizi, laboratorium, dan sanitasi.
"Langkah ini dilakukan agar setiap penerima manfaat mendapatkan makanan bergizi yang aman, layak, dan berkualitas, sesuai dengan tujuan utama program Makan Bergizi Gratis," pungkasnya
Artikel Terkait
Sarankan Pakai Produk Lokal, DPR Minta BGN Hentikan Impor Tempat Makan MBG dari China
Bandingkan dengan Menu MBG, Kepala BGN Klaim 60 Persen Anak Indonesia Sulit Mendapat Makan Gizi Seimbang dan Tak Mampu Beli Susu
MBG Sudah Sampai Ke Cidadap, Begini Pesan Sekda Sukabumi
Dicecar DPR soal MBG di Daerah Kepulauan dan Terpencil, Kepala BGN Ungkap Pelaksanaan Tidak akan Dilakukan oleh Mitra
DPR Pertanyakan Aturan BGN yang Wajibkan Surat Izin saat akan Pantau Dapur MBG: Fungsi Pengawasan Tak Harus Ada Surat
Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang: Jawaban Konsisten Kepala BGN hingga Bentuk Tim Investigasi Keamanan Pangan
Insentif Rp100 Ribu ke Guru Penanggung Jawab, Tambah Daftar Titip-titip Honor yang Dinilai demi Hindari Distribusi MBG Macet
BGN dan BPOM Beberkan Hasil Investigasi Penyebab Keracunan MBG, SPPG Tak Patuh SOP Diklaim Jadi Biangg Keladi
Bertemu Kepala BGN, Luhut Binsar Pandjaitan Ingatkan Menkeu Purbaya soal Anggaran MBG: Tidak Perlu Ambil yang Tak Terserap
Di Tengah Desakan untuk Berhenti, Ketua DEN hingga DPR RI Masih Bertekad Lanjutkan Program MBG