FAJARSUKABUMI - Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya jangka panjang mengatasi persoalan sampah.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, persoalan sampah tidak cukup diatasi hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan atau anggaran pemerintah.
Perubahan perilaku dan kesadaran kolektif masyarakat dinilai jauh lebih menentukan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Lagi, Cetak Rekor Tertinggi Baru di Rp2,299 Juta per Gram
“Kebersihan kota mencerminkan kejujuran dan integritas warganya. Sebelum membersihkan kota, bersihkan dulu diri kita,” ujarnya.
Pemkot Sukabumi setiap tahunnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menjaga kebersihan kota.
Namun, menurut Ayep, angka tersebut belum berbanding lurus dengan hasil di lapangan. Karena itu, ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah yang selama ini berjalan.
Baca Juga: BBM Masih Kosong di SPBU Swasta hingga Ganggu Investasi, Bahlil: Harus Ikuti Aturan
Langkah konkret dilakukan dengan membuka ruang partisipasi warga hingga tingkat RW dalam merancang solusi lokal terkait sampah.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan komitmen terhadap transparansi penggunaan anggaran dan penolakan terhadap praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peran Serta Masyarakat DLH Kota Sukabumi, Arlan Paranti Rivai, menyebut bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan utama, terutama di kawasan perkotaan.
Baca Juga: Respons Singkat Menkeu Purbaya soal Wacana Pembangunan Ponpes Al Khoziny Pakai Jatah APBN
Artikel Terkait
Puluhan Relawan Operasi Bersih Sampah di Kawasan Gunung Gede Pangrango
Pemdes Cibatu Gencar Bersihkan Sampah, Dorong Warga Aktif Jaga Lingkungan
Sampah Menumpuk di Dekat SMPN 3 Palabuhanratu, Petugas Kecamatan Turun Tangan Bersihkan Lokasi
Manfaatkan Sampah Organik, UPTD Pasar Ciranjang Budi Daya Maggot
Realisasi Pengelolaan Sampah Nasional Dinilai Masih Rendah, Baru Capai 10 Persen
Kepala DLH Sukabumi Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemeliharaan Sampah
Pemkot Sukabumi Ubah Total Sistem Pengelolaan Sampah, Fokus pada Solusi Berkelanjutan
RDF Cimenteng Diresmikan, Bupati Sukabumi Nilai Jadi Solusi Pengurangan Sampah
Menuju Kota Sehat, Forum Sukabumi Soroti ODF, Stunting, dan Sampah
DLH Kota Sukabumi: 70 Persen Sampah Tertangani, Kualitas Sungai Masih Baik