FAJARSUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan meskipun kondisi fiskal daerah menantang, pemerintah tetap berkomitmen meningkatkan APBD dan mengoptimalkan program prioritas.
“Salah satu fokus utama kami adalah menurunkan angka pengangguran melalui program pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Ayep Zaki.
Ia juga menyampaikan program beasiswa pendidikan yang sedang berjalan, berupa bantuan Rp500 ribu per bulan untuk sekitar 400 penerima.
Baca Juga: Pemkab Sukabumi Resmi Gandeng Jasa Raharja Putera
“Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mencetak generasi yang lebih unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota menekankan pentingnya dukungan terhadap program pembiayaan masyarakat dengan administrasi ringan.
“Kami memastikan manfaat program bisa dirasakan hingga tingkat RT, sehingga ekonomi warga semakin kuat dan merata,” jelas Ayep Zaki.
Artikel Terkait
Bupati Sukabumi Ajukan Perubahan APBD, Cermati Pergeseran Ekonomi Daerah
DPRD Kota Sukabumi Bahas Perubahan APBD dan Raperda Permukiman Kumuh
DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Raperda Perubahan APBD 2025
Pemkab dan DPRD Sukabumi Sepakati KUA-PPAS 2026, Jadi Fondasi APBD Tahun Depan
Kontroversi Dedi Mulyadi vs Menkeu Purbaya soal Dana APBD Jabar di Bank: Terbukti atau Sekadar Tudingan?
Menkeu Purbaya Tantang Balik KDM untuk Cek Langsung ke BI soal APBD Jabar Mengendap Rp4,1 Triliun
Dedi Mulyadi Balas Menkeu Purbaya soal Dugaan Kibul-kibul APBD Jabar Senilai Rp4,17 Triliun di Bank: Sudah Cek, Tidak Ada
Hadiri Rapat APBD Bersama Kemendagri, Wali Kota Sukabumi Pastikan Keuangan Daerah Sehat
Wali Kota Sukabumi Sampaikan Jawaban Fraksi DPRD Soal Raperda APBD 2026
Target APBD Kota Sukabumi Rp2 Triliun, Ayep Zaki Minta Dukungan Parpol