Selasa, 21 April 2026

Wabup Sukabumi Tegaskan Peran Strategis SPPI Dukung Sukabumi Mubarakah dan Indonesia Emas 2045

Photo Author
FS Supriadi, FajarSukabumi.com
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:04 WIB

FAJARSUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi Andreas menegaskan pentingnya peran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah).

Penegasan tersebut disampaikan Wabup saat menghadiri Malam Keakraban SPPI Kabupaten Sukabumi yang digelar di Pondok Alief, Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap.

Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis melalui Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, program tersebut merupakan langkah mulia dan strategis dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Awal Yang Menjanjikan! Bernardo Tavares Sukses Bawa Persebaya Surabaya Raih Kemenangan Atas Malut United

“Ini bukan soal anggaran atau bisnis. Ini tentang bagaimana Presiden menyiapkan Indonesia Emas 2045. Fondasinya adalah gizi dan pendidikan yang baik,” ujar Andreas.

Ia menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak dini melalui pemenuhan gizi yang memadai serta akses pendidikan yang berkualitas.

Untuk itu, keberhasilan program nasional tersebut membutuhkan kerja keras, konsistensi, dan kolaborasi seluruh pihak.

Baca Juga: PERWARI Dinilai Strategis Cetak Generasi Unggul, Wawali Sukabumi Dorong Kolaborasi Nyata

Dalam konteks tersebut, Wabup menilai para relawan SPPI telah menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan bangsa.

“Bapak dan ibu semua sudah mencetak sejarah. Pada 2045 nanti, ada kontribusi nyata dari kerja keras Anda semua,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Satuan Tugas Pencegahan Stunting Kabupaten Sukabumi, Andreas berharap Program BGN dapat menjadi solusi konkret dalam menekan angka stunting di daerah.

Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Dorong Kemandirian Fiskal sebagai Kunci Pengentasan Kemiskinan

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan, termasuk pengelolaan dapur layanan gizi agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Program ini memiliki dampak yang sangat besar. Ke depan, selain pemberian makanan bergizi, anak-anak juga perlu dibekali edukasi tentang cara memilih, mengolah, dan menyajikan makanan sehat,” jelasnya.

Halaman:

Editor: FS Supriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi Dipilih Jadi Lokasi UPT Loka POM 2026

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB
X